Press Release untuk Developer Properti dan Perumahan
· Partnermedia.id
Jawaban singkat
Developer properti bisa memakai press release untuk kabar yang punya nilai berita, seperti peletakan batu pertama, serah terima unit, atau kerja sama pembiayaan. Kalau naskahnya menawarkan unit atau menyebut harga, pastikan datanya sama dengan izin dan informasi pemasaran resmi, dan hindari janji harga naik atau imbal hasil investasi.
Proyek perumahan punya banyak momen yang bisa dikabarkan, dari peletakan batu pertama sampai serah terima kunci. Masalahnya, kabar properti gampang tergelincir jadi brosur, lengkap dengan janji harga naik dan kata "investasi menguntungkan". Redaksi biasanya memotong kalimat seperti itu, dan pembeli yang teliti akan mencocokkannya dengan izin proyek. Panduan ini membahas kabar yang layak dirilis, aturan yang perlu dicek, dan kalimat yang sebaiknya kamu hindari.
Kabar properti seperti apa yang layak dibuat press release?
Kabar yang layak dirilis adalah kabar yang baru, bisa dicek, dan berguna buat orang di luar perusahaanmu. Progres pembangunan yang nyata atau serah terima unit termasuk di dalamnya.
Beberapa momen yang sering punya nilai berita:
- Peletakan batu pertama proyek baru, terutama kalau lokasinya membuka kawasan hunian baru.
- Progres pembangunan yang bisa dibuktikan, misalnya jalan lingkungan atau saluran air sudah selesai.
- Serah terima kunci tahap pertama kepada pembeli.
- Kerja sama dengan bank untuk pembiayaan rumah, atau dengan pihak lain untuk fasilitas kawasan.
- Fasilitas baru yang bisa dipakai warga sekitar, seperti taman atau akses jalan.
- Klarifikasi kalau beredar kabar keliru soal proyek.
Kalau kabarnya kerja sama, pastikan mitra menyetujui isi naskah sebelum dirilis. Untuk acara seremonial seperti peletakan batu pertama, cara mengatur rilis sebelum dan sesudah acara dibahas di Press Release untuk Event.
Apa beda press release properti dengan materi pemasaran?
Press release ditulis untuk redaksi sebagai kabar, sedangkan materi pemasaran ditulis untuk calon pembeli sebagai tawaran. Keduanya boleh membahas proyek yang sama, tapi gaya dan isinya berbeda.
Brosur boleh menonjolkan cicilan ringan atau promo akhir tahun. Press release lebih kuat kalau menjawab siapa, apa, di mana, kapan, dan kenapa kabar itu penting. Kalau kamu ingin pesan promosi tampil persis sesuai rancanganmu, jalurnya lain, dan bedanya dijelaskan di Press Release vs Advertorial.
Garis tipisnya ada di harga dan ajakan membeli. Begitu naskahmu menyebut harga unit atau cara pemesanan, isinya mulai menyerupai informasi pemasaran.
Aturan apa yang perlu dicek sebelum mengumumkan proyek perumahan?
Aturan pemasaran rumah yang masih dibangun tercantum di Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2021, yang ditetapkan pada 2 Februari 2021. Undang-Undang Perlindungan Konsumen juga melarang promosi yang tidak benar atau menyesatkan.
Ringkasan pasal di bawah ini diambil dari teks PP 12/2021 yang dimuat Pasal.id. Situs itu memberi status "belum ditinjau" pada teksnya, jadi cocokkan dulu dengan teks resmi di peraturan.go.id sebelum kamu memakainya.
Pasal 22B PP 12/2021 menyebut rumah tunggal atau rumah deret dipasarkan pada tahap proses pembangunan, sedangkan rumah susun bisa dipasarkan sebelum proses pembangunan. Informasi pemasarannya harus benar, jelas, dan menjamin kepastian informasi.
Pasal 22C mengatur syarat yang paling sedikit harus dimiliki pelaku pembangunan sebelum memasarkan. Syaratnya kepastian peruntukan ruang, kepastian hak atas tanah, kepastian status penguasaan rumah, perizinan pembangunan, dan jaminan pembangunan dari lembaga penjamin. Perizinan pembangunan itu dibuktikan dengan PBG atau Persetujuan Bangunan Gedung.
Pasal 22D lalu merinci isi informasi pemasaran, antara lain:
- nomor surat keterangan rencana kabupaten/kota,
- nomor sertipikat hak atas tanah,
- surat dukungan dari bank atau lembaga bukan bank,
- nomor dan tanggal PBG,
- rencana tapak, spesifikasi, dan denah,
- harga jual unit,
- informasi prasarana, sarana, dan utilitas umum.
Developer boleh bekerja sama dengan agen pemasaran. Tapi menurut Pasal 22G, developer tetap bertanggung jawab atas informasi pemasaran yang disampaikan ke calon pembeli.
Dari sisi perlindungan konsumen, UU Nomor 8 Tahun 1999 Pasal 10 melarang pelaku usaha menawarkan, mempromosikan, mengiklankan, atau membuat pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan. Larangan itu mencakup soal harga, kegunaan, serta kondisi, jaminan, dan hak atas barang atau jasa (Pasal.id).
Press release memang bukan iklan. Tapi kalau naskahmu menawarkan unit dan menyebut harga, perlakukan isinya dengan standar yang sama seperti informasi pemasaran. Untuk keputusan penting, tanyakan ke konsultan hukum atau notaris yang menangani proyekmu.
Data apa yang perlu disiapkan sebelum menulis?
Siapkan dokumen yang mendukung setiap angka dan klaim di naskah. Kalau satu data belum pasti, lebih aman tidak ditulis dulu.
| Bagian naskah | Data yang perlu siap | Catatan |
|---|---|---|
| Judul dan paragraf pembuka | Nama proyek, lokasi, kabar utama, tanggal | Satu kabar utama saja |
| Status proyek | Izin, status tanah, progres pembangunan | Sama persis dengan dokumen resmi |
| Unit dan harga | Tipe, luas, harga jual, masa berlaku harga | Hanya kalau memang ingin disebut |
| Fasilitas | Fasilitas yang sudah ada dan yang masih rencana | Bedakan "sudah ada" dan "direncanakan" |
| Kutipan | Pernyataan direksi atau mitra | Disetujui orang yang dikutip |
| Kontak | Nama dan nomor yang bisa dihubungi redaksi | Orang yang paham proyek |
Baris fasilitas paling sering bermasalah. Kolam renang yang masih berupa gambar rencana sebaiknya tidak ditulis seolah sudah berdiri. Cara menyusun kutipan yang enak dibaca ada di Cara Menulis Kutipan Narasumber di Press Release.
Kalimat apa yang sebaiknya dihindari?
Hindari janji yang tidak bisa dibuktikan saat press release terbit, terutama soal kenaikan harga dan keuntungan investasi. Developer tidak bisa memastikan harga properti di masa depan.
Contoh kalimat yang berisiko, beserta arah perbaikannya:
- "Harga dijamin naik 20 persen tahun depan." Ganti dengan fakta yang ada sekarang, misalnya jarak ke stasiun yang sudah beroperasi.
- "Investasi paling menguntungkan di kawasan ini." Buang kalimat ini karena redaksi tidak bisa mengeceknya.
- "Fasilitas kawasan sudah lengkap semua." Sebutkan fasilitasnya satu per satu, dan tandai mana yang masih dibangun.
- "Sertifikat dijamin aman dan bebas masalah." Tulis status hak atas tanah sesuai dokumen.
- "Promo terbatas, segera pesan." Kalimat seperti ini tempatnya di materi pemasaran.
Semua contoh kalimat di atas rekaan untuk latihan.
Seperti apa contoh pembuka press release proyek perumahan?
Pembuka yang baik langsung menyebut kabar utama, lokasi, dan waktu, lalu menyusul data yang bisa dicek. Contoh berikut memakai momen serah terima unit.
Sidoarjo, 13 Oktober 2026 – PT Kenari Bangun Persada menyerahkan kunci 48 rumah tahap pertama Perumahan Taman Kenari kepada pembeli pada Selasa (13/10). Serah terima berlangsung setelah jalan lingkungan dan saluran air di tahap pertama selesai dibangun.
"Pembeli tahap pertama sudah menunggu sejak akad. Hari ini mereka menerima kunci rumahnya, dan pembangunan tahap kedua sedang berjalan," kata Bagus Pranoto, Direktur PT Kenari Bangun Persada.
Nama perusahaan, proyek, orang, angka, dan tanggal di atas rekaan untuk latihan.
Perhatikan, contoh itu tidak memuat kata "investasi" atau janji harga naik. Susunan lengkap naskahnya bisa kamu ikuti di Cara Menulis Press Release yang Dilirik Redaksi.
Tanya-jawab
Apakah developer boleh menyebut harga unit di press release?
Boleh, selama harga itu benar dan sama dengan informasi pemasaran resmi. PP 12/2021 Pasal 22D memasukkan harga jual ke dalam isi informasi pemasaran, jadi data lain seperti izin dan status tanah sebaiknya juga sudah siap. Redaksi tetap bisa memotong harga kalau dianggap terlalu promosi.
Bolehkah menyebut properti cocok untuk investasi?
Sebaiknya jangan, apalagi kalau disertai janji harga naik atau imbal hasil. UU Perlindungan Konsumen Pasal 10 melarang pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan soal harga dan kegunaan. Tulis fakta yang bisa dicek, lalu biarkan pembaca menilai sendiri.
Kapan proyek perumahan sebaiknya mulai dirilis ke media?
Rilis setelah syarat pemasaran dan dokumen pendukungnya siap, bukan saat lahan masih dalam tahap rencana. Untuk memilih hari dan momen, baca Kapan Waktu Terbaik Merilis Press Release?.
Apakah agen pemasaran boleh menulis press release proyek?
Boleh, tapi tanggung jawab atas informasinya tetap di developer. Menurut PP 12/2021 Pasal 22G, pelaku pembangunan tetap bertanggung jawab atas informasi pemasaran dan penjelasan kepada calon pembeli, termasuk saat memakai agen. Karena itu, periksa dan setujui naskah dari agen sebelum dikirim.
Media apa yang cocok untuk kabar properti?
Pilih media yang dibaca calon pembeli di wilayah proyekmu dan punya rubrik properti atau ekonomi. Kriteria lengkapnya ada di Cara Memilih Media yang Tepat untuk Press Release Bisnismu.
Mau mengabarkan proyek perumahanmu ke media?
Partnermedia.id bisa membantu menulis naskah press release bergaya jurnalistik, lalu mendistribusikannya ke media online nasional. Kalau kamu cuma butuh naskah, ada paket Naskah Saja. Di paket distribusi, kamu bebas memilih media sesuai jumlah paket, ada garansi tayang, dan kamu menerima laporan link semua artikel yang tayang. Redaksi tetap berhak menyunting atau menolak naskah, dan tayang di Google News atau halaman 1 Google tidak dijamin. Siapkan dokumen proyekmu, lalu ceritakan kabarnya lewat WhatsApp, Senin–Jumat pukul 09.00–18.00.
Mau kabar bisnismu tayang di media online nasional? Partnermedia.id bantu tulis naskahnya dan kirim ke media pilihanmu.
Konsultasi lewat WhatsApp