Chat WhatsApp

Cara Memilih Media yang Tepat untuk Press Release Bisnismu

· Partnermedia.id

Pin warna-warni tertancap di peta
Foto: Aksonsat Uanthoeng / Pexels

Jawaban singkat

Pilih media untuk press release dengan lima pertanyaan: siapa pembacanya, rubrik mana yang cocok dengan kabarmu, apakah wilayah liputannya sama dengan pasarmu, bagaimana status verifikasinya di Dewan Pers, dan apakah media itu pernah memuat kabar sejenis. Media yang cocok dengan kabarmu lebih berguna daripada media yang sekadar besar.

Naskah press release yang rapi bisa tetap sepi pembaca kalau tayang di tempat yang salah. Kabar soal pembukaan toko roti di Makassar, misalnya, kurang berguna di rubrik teknologi media yang pembacanya ada di Jakarta. Memilih media sama pentingnya dengan menulis naskah. Panduan ini memberimu lima pertanyaan untuk menyaring media sebelum kamu mengirim atau memesan distribusi.

Kenapa pilihan media menentukan hasil press release?

Karena media menentukan siapa yang membaca kabarmu. Kalau pembacanya bukan calon pembeli, mitra, atau warga yang kamu tuju, artikel yang tayang hanya jadi arsip.

Pilihan media juga memengaruhi peluang naskah dimuat. Redaksi menilai apakah kabarmu berguna buat pembacanya. Kabar yang cocok dengan rubrik dan wilayah liputan mereka lebih mudah dipertimbangkan daripada kabar yang tidak nyambung. Kalau kamu belum yakin kabarmu layak dirilis, baca dulu Apa Itu Press Release, dan Kapan Bisnismu Perlu Membuatnya?.

Siapa pembaca media itu?

Mulai dari pembaca, bukan dari nama besar media. Tanyakan: orang seperti apa yang membuka media ini setiap hari, dan apakah mereka bagian dari pasarmu?

Kamu bisa menebaknya dari isi yang sering muncul. Media yang banyak menulis soal pasar modal dan laporan keuangan perusahaan dibaca orang yang peduli bisnis dan investasi. Media yang penuh kabar kuliner, acara, dan lalu lintas kota dibaca warga setempat. Lihat juga halaman "Tentang Kami" atau "Redaksi", karena sebagian media menulis siapa sasaran pembacanya di sana.

Setelah itu, cocokkan dengan tujuanmu. Mau dikenal calon pembeli, cari media yang dibaca konsumen. Mau meyakinkan calon mitra atau investor, cari media yang dibaca pelaku usaha.

Apakah kabarmu cocok dengan rubrik media itu?

Cocokkan jenis kabarmu dengan rubrik yang biasa memuat kabar serupa. Satu media bisa punya banyak rubrik, dan tiap rubrik punya redaktur dan pembacanya sendiri.

Buka rubrik yang kamu incar, lalu baca beberapa artikel terbarunya. Kalau rubrik ekonomi di media itu sering memuat kabar kemitraan perusahaan, kabar kerja samamu punya tempat di sana. Kalau rubrik gaya hidupnya hanya berisi tren dan tips, kabar soal pergantian direksi kemungkinan tidak masuk.

Langkah ini juga membantumu menulis. Kamu jadi tahu panjang artikel, gaya judul, dan jenis kutipan yang biasa dimuat rubrik itu. Untuk susunan naskahnya, ikuti Cara Menulis Press Release yang Dilirik Redaksi.

Perlu media nasional atau media daerah?

Pilihannya ikut wilayah pasarmu. Bisnis yang melayani satu kota biasanya lebih terbantu oleh media daerah di kota itu, sedangkan kabar yang berlaku untuk banyak provinsi cocok dibawa ke media nasional.

Media nasional menjangkau pembaca di banyak daerah, tapi kabar lokal bisa tenggelam di sana. Media daerah biasanya lebih dekat dengan warga dan lebih peduli pada kabar yang terjadi di wilayahnya. Pembukaan cabang di satu kota, kegiatan sosial di satu kecamatan, atau acara di gedung setempat biasanya punya nilai berita yang lebih jelas buat media daerah.

Banyak bisnis memakai keduanya. Contoh rekaan: produsen kopi bubuk di Malang meneken kerja sama pasokan dengan jaringan kafe di lima provinsi. Kabar kemitraannya bisa dikirim ke media bisnis nasional, sedangkan kisah petani mitra di Malang lebih pas untuk media daerah Jawa Timur.

Bagaimana mengecek status verifikasi media?

Cek nama media itu di halaman Data Perusahaan Pers di situs Dewan Pers. Di sana kamu bisa menyaring daftar berdasarkan jenis media (cetak, radio, TV, siber), provinsi, dan status, yaitu Terverifikasi Administratif atau Terverifikasi Faktual (Dewan Pers).

Peraturan Dewan Pers Nomor 2/Peraturan-DP/X/2025 menjelaskan verifikasi faktual sebagai pemeriksaan di lapangan terhadap perusahaan pers yang sudah lolos verifikasi administrasi (Dewan Pers). Penjelasan lengkap soal arti status ini ada di Kenapa Media Terverifikasi Dewan Pers Penting untuk Press Release?.

Cek di waktu yang dekat dengan rencana rilismu, jangan mengandalkan daftar lama. Dalam siaran pers 19 Agustus 2026, Dewan Pers menyebut 326 perusahaan yang tidak memperbarui data dalam lima tahun terakhir untuk sementara disembunyikan dari laman Dewan Pers (Dewan Pers). Soal media yang keluar dari daftar, baca juga 300 Media Keluar dari Daftar Dewan Pers: Cek Dulu Sebelum Rilis.

Bagaimana menilai relevansi media dengan kabarmu?

Lihat apakah media itu pernah memuat kabar sejenis dalam beberapa bulan terakhir. Kalau sering, kabarmu punya peluang dibaca orang yang memang tertarik pada topik itu.

Beberapa hal yang bisa kamu cek dalam sepuluh menit:

  • Media masih aktif terbit. Lihat tanggal artikel terbarunya.
  • Ada artikel tentang industri yang sama dengan bisnismu, misalnya kesehatan, properti, atau makanan.
  • Gaya bahasanya cocok dengan pesanmu. Kabar soal riset cocok di media yang biasa memuat data, sedangkan kabar komunitas cocok di media yang dekat dengan warga.
  • Ada keterangan jelas untuk isi berbayar. Pedoman Pemberitaan Media Siber mewajibkan isi berbayar diberi keterangan seperti "advertorial", "iklan", "ads", atau "sponsored" (ANTARA). Media yang menjalankan aturan ini memberi tanda yang jelas kepada pembacanya.
  • Halaman redaksi dan kontaknya bisa ditemukan.

Kalau kamu memakai jalur berbayar, tanyakan sejak awal bagaimana tulisanmu akan tampil, termasuk soal label.

Bagaimana merangkum semua kriteria ini?

Pakai tabel sederhana seperti di bawah ini untuk setiap media yang kamu pertimbangkan. Coret media yang gagal di lebih dari satu baris.

KriteriaPertanyaanCara mengecek
PembacaApakah pembacanya bagian dari pasarku?Baca isi yang sering muncul dan halaman "Tentang Kami"
RubrikAdakah rubrik yang biasa memuat kabar seperti ini?Baca beberapa artikel terbaru di rubrik itu
WilayahApakah wilayah liputannya sama dengan pasarku?Lihat kota atau provinsi yang paling sering diberitakan
Status verifikasiBagaimana statusnya di Dewan Pers?Cari di halaman Data Perusahaan Pers
RelevansiPernahkah media ini memuat kabar sejenis?Cari artikel tentang industri atau topik yang sama

Daftar pendek berisi media yang cocok biasanya lebih berguna daripada daftar panjang yang asal banyak.

Tanya-jawab

Apakah media besar selalu lebih baik untuk press release?

Tidak selalu lebih baik. Media besar menjangkau banyak pembaca, tapi kalau pembacanya bukan pasarmu atau rubriknya tidak cocok, kabarmu bisa terlewat. Media daerah atau media khusus satu industri sering lebih tepat untuk kabar yang sempit.

Berapa banyak media yang perlu dipilih?

Tidak ada angka yang pas untuk semua bisnis. Tentukan dari luas pasarmu dan jenis kabarnya: kabar lokal cukup di beberapa media daerah, sedangkan kabar nasional butuh sebaran yang lebih luas. Utamakan kecocokan dulu, baru jumlah.

Apakah media yang belum terverifikasi Dewan Pers boleh dipilih?

Boleh, keputusannya ada di tanganmu. Status verifikasi adalah salah satu pertimbangan, bukan satu-satunya. Kalau media itu belum terverifikasi, perhatikan kriteria lain dengan lebih teliti, seperti keaktifan terbit, kejelasan redaksi, dan pemisahan berita dengan iklan.

Bolehkah mengirim satu naskah yang sama ke banyak media?

Boleh, karena press release memang ditujukan ke banyak redaksi. Tetap sesuaikan sudut kabarnya kalau perlu, misalnya menonjolkan dampak lokal untuk media daerah. Redaksi juga bisa menyunting naskahmu sesuai gaya mereka.

Bagaimana kalau memakai jasa distribusi?

Minta daftar media yang tersedia sebelum membayar, lalu saring dengan lima kriteria di atas. Tanyakan juga apakah kamu bisa memilih sendiri medianya dan apakah kamu akan menerima link artikel yang tayang.

Mau memilih media sendiri untuk kabarmu?

Di paket distribusi Partnermedia.id, kamu bebas memilih media online sesuai jumlah paket, jadi lima pertanyaan tadi bisa langsung kamu pakai. Penulisan naskah sudah termasuk, ada garansi tayang, dan kamu menerima laporan link semua artikel. Kalau butuh kombinasi media nasional, regional, dan khusus satu bidang, paket Custom bisa menyesuaikan jumlah dan target medianya. Redaksi tetap berhak menyunting atau menolak naskah, dan tanggal tayang tidak dijamin. Ceritakan kabar dan pasarmu lewat WhatsApp, Senin–Jumat pukul 09.00–18.00.

Mau kabar bisnismu tayang di media online nasional? Partnermedia.id bantu tulis naskahnya dan kirim ke media pilihanmu.

Konsultasi lewat WhatsApp