Chat WhatsApp

Contoh Press Release Peluncuran Produk Baru, Lengkap dengan Kerangkanya

· Partnermedia.id

Kotak kardus cokelat terbuka di atas meja
Foto: Karola G / Pexels

Jawaban singkat

Press release peluncuran produk berisi kabar bahwa produk baru tersedia, ditulis dengan gaya berita. Kerangkanya: judul yang menyebut produk dan pembuatnya, lead berisi apa, kapan, dan di mana dijual, alasan produk dibuat, rincian yang bisa dicek, kutipan pemilik, harga dan cara membeli, lalu 'tentang perusahaan' dan kontak media.

Produk barumu sudah siap dijual. Foto sudah ada, harga sudah ditetapkan, dan kamu ingin kabarnya sampai ke media. Masalahnya, naskah peluncuran produk paling mudah tergelincir jadi brosur: penuh kata "terbaik" dan "inovatif", tapi miskin informasi. Artikel ini memberi kerangka per bagian, satu contoh naskah lengkap, dan catatan soal klaim yang sebaiknya tidak kamu tulis.

Apa yang membuat peluncuran produk layak diberitakan?

Peluncuran produk layak diberitakan kalau ada alasan yang jelas dan detail yang bisa dicek. "Kami punya produk baru" saja belum cukup buat redaksi.

Coba jawab tiga pertanyaan ini sebelum menulis. Masalah apa yang mau diselesaikan produk ini? Siapa yang paling terbantu? Apa yang bisa dibuktikan, misalnya ukuran, bahan, harga, atau tempat membelinya? Kalau ketiganya terjawab dengan fakta, kamu punya bahan berita. Kalau jawabannya cuma "lebih bagus dari yang lain", naskahmu lebih cocok jadi iklan. Bedanya dibahas di Press Release vs Advertorial.

Bagaimana kerangka press release peluncuran produk?

Kerangkanya mengikuti susunan berita biasa: yang paling penting di atas, rincian di bawah. Prinsip umumnya sudah dibahas di Cara Menulis Press Release yang Dilirik Redaksi. Tabel ini menunjukkan isi khusus untuk peluncuran produk.

BagianIsi untuk peluncuran produkPertanyaan pemandu
JudulNama pembuat, nama produk, dan untuk siapaKalau orang hanya membaca judul, apakah dia tahu produk apa yang diluncurkan?
LeadApa produknya, siapa pembuatnya, kapan mulai dijual, di manaBisakah pembaca berhenti di sini dan tetap paham kabarnya?
AlasanMasalah atau kebutuhan yang mendorong produk dibuatDari mana kamu tahu kebutuhan itu ada?
Rincian produkUkuran, bahan, fungsi, perbedaan yang bisa dicekApakah setiap klaim bisa dibuktikan kalau wartawan bertanya?
KutipanPendapat pemilik atau orang yang terlibat langsungApakah kutipannya menambah alasan atau sikap, bukan pujian?
Harga dan ketersediaanHarga, tanggal mulai dijual, tempat membeli, stok terbatas atau tidakApakah angkanya sudah final?
Tentang perusahaanSatu paragraf pendek profil bisnisApakah paragraf ini bisa dipakai ulang di rilis berikutnya?
Kontak mediaNama, jabatan, nomor yang aktifSiapa yang menjawab kalau wartawan menelepon besok pagi?

Bagian "tentang perusahaan" sering disebut boilerplate. Cara menyusunnya dibahas tersendiri di Apa Itu Boilerplate di Press Release.

Seperti apa contoh press release peluncuran produk?

Berikut contoh lengkap yang disusun mengikuti kerangka di atas. Panjang naskahnya sekitar 300 kata.

Contoh berikut rekaan untuk latihan. Nama usaha, orang, produk, harga, dan angkanya tidak nyata.

Rumah Kayu Pandan Luncurkan Meja Lipat Dinding untuk Kamar Kos Sempit

JEPARA – Rumah Kayu Pandan, usaha mebel kayu di Kecamatan Tahunan, Jepara, meluncurkan Lipa, meja lipat yang dipasang di dinding untuk kamar kos dan rumah berukuran kecil. Lipa mulai dijual pada 10 November 2026 di toko Rumah Kayu Pandan dan lewat pemesanan WhatsApp untuk pengiriman ke seluruh Pulau Jawa.

Meja ini dibuat setelah Rumah Kayu Pandan mencatat banyak pertanyaan soal meja untuk ruang sempit. Dari 140 pesan calon pembeli yang masuk lewat WhatsApp sepanjang Januari–Agustus 2026, 52 di antaranya menanyakan meja yang bisa dilipat atau tidak memakan lantai. Sebagian besar penanya menyebut diri mereka penghuni kos.

Saat dibuka, Lipa memiliki permukaan meja 80 x 45 sentimeter. Saat dilipat, tebalnya 9 sentimeter dari dinding. Meja dibuat dari kayu mahoni dengan engsel baja, dan dikirim bersama sekrup serta panduan pemasangan. Rumah Kayu Pandan menguji setiap unit dengan beban 25 kilogram sebelum dikirim.

"Banyak pembeli bilang kamarnya cuma muat kasur dan lemari. Mereka butuh tempat kerja, tapi tidak mau lantainya habis. Lipa kami buat supaya meja bisa hilang ke dinding saat tidak dipakai," kata Dwi Prasetyo, pemilik Rumah Kayu Pandan.

Dwi menambahkan, ukuran Lipa disesuaikan dengan laptop dan buku tulis, bukan untuk monitor besar. Pembeli yang dindingnya terbuat dari papan gipsum disarankan berkonsultasi lebih dulu karena pemasangannya memerlukan penguat tambahan.

Lipa dijual seharga Rp850.000 per unit, belum termasuk ongkos kirim. Produksi tahap pertama berjumlah 150 unit. Pemesanan setelah stok tahap pertama habis akan dikirim dalam tiga minggu.

Tentang Rumah Kayu Pandan

Rumah Kayu Pandan adalah usaha mebel kayu di Jepara, Jawa Tengah, yang berdiri sejak 2015. Usaha ini membuat meja, rak, dan kursi untuk rumah tinggal, dengan bengkel produksi dan toko di Kecamatan Tahunan.

Kontak media Rumah Kayu Pandan

Dwi Prasetyo, Pemilik Rumah Kayu Pandan, WhatsApp: [nomor WhatsApp]

Kenapa contoh itu disusun seperti itu?

Setiap paragraf dalam contoh punya satu tugas. Kalau satu paragraf dibuang, pembaca kehilangan satu informasi, bukan sekadar kehilangan hiasan.

Beberapa hal yang bisa kamu tiru:

  • Judul menyebut produk dan penggunanya. "Meja lipat dinding untuk kamar kos sempit" langsung memberi gambaran, tanpa kata "revolusioner".
  • Lead sudah lengkap. Pembuat, produk, tanggal jual, dan tempat membeli ada di paragraf pertama.
  • Alasan disertai asal datanya. Angka 52 dari 140 pesan disebut sumber dan rentang waktunya, jadi pembaca tahu angka itu dari catatan sendiri, bukan survei nasional.
  • Rincian berupa ukuran dan bahan. Wartawan bisa mengecek ukuran dan bahan. Kata "nyaman" atau "kokoh" tidak bisa dicek.
  • Batas produk ditulis terus terang. Paragraf soal dinding gipsum dan monitor besar membuat naskah terdengar jujur, dan mencegah pembeli salah beli.
  • Harga dan stok jelas. Pembaca tahu berapa yang harus dibayar dan apa yang terjadi kalau stok habis.

Kutipan dalam contoh juga menjelaskan alasan, bukan rasa bangga. Kalau kamu ingin melatih bagian ini, baca Cara Menulis Kutipan Narasumber di Press Release.

Klaim apa yang sebaiknya tidak ditulis?

Hindari klaim yang tidak bisa kamu buktikan, terutama soal mutu, keamanan, harga, dan ketersediaan. Ini bukan cuma soal selera redaksi. Kalau naskahmu ikut menawarkan atau mempromosikan produk, ada undang-undang yang mengatur cara promosi.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang ditetapkan pada 20 April 1999 (JDIH BPK), melarang pelaku usaha menawarkan, mempromosikan, atau mengiklankan barang dan/atau jasa secara tidak benar. Pasal 9 ayat (1) huruf j dan k antara lain menyebut larangan memakai "kata-kata yang berlebihan, seperti aman, tidak berbahaya, tidak mengandung risiko atau efek sampingan tanpa keterangan yang lengkap", serta menawarkan "sesuatu yang mengandung janji yang belum pasti". Pasal 10 melarang pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan soal harga, kegunaan, jaminan, potongan harga atau hadiah, dan bahaya penggunaan (Justisio).

Dalam praktik, cek lagi kalimat seperti ini sebelum naskah dikirim:

  • "Pertama di Indonesia" tanpa data pembanding.
  • "Dijamin awet seumur hidup" padahal tidak ada garansi tertulis.
  • "Diskon besar untuk pembeli pertama" tanpa angka dan batas waktu.
  • "Aman untuk semua orang" tanpa keterangan lengkap.
  • "Stok tersedia" padahal produksi belum selesai.

Kalau kamu ragu apakah suatu klaim aman ditulis, hapus saja, atau tanyakan ke orang yang paham hukum perlindungan konsumen. Pemeriksaan lain sebelum kirim ada di Checklist Sebelum Mengirim Press Release.

Tanya-jawab

Bolehkah menulis harga di press release peluncuran produk?

Boleh, dan sering justru membantu, karena harga adalah informasi yang dicari pembaca. Pastikan harganya sudah final dan sebutkan apa saja yang termasuk, misalnya ongkos kirim. Hindari menulis potongan harga tanpa angka dan batas waktu yang jelas.

Perlukah press release dikirim sebelum produk dijual?

Bisa, asalkan tanggal jual sudah pasti. Kalau kamu ingin redaksi menahan kabar sampai tanggal tertentu, tulis keterangan embargo, yaitu permintaan agar kabar tidak dimuat sebelum waktu yang disebutkan, di bagian atas naskah. Pertimbangan soal waktu ada di Kapan Waktu Terbaik Merilis Press Release?.

Bagaimana kalau produknya belum punya data penjualan?

Tidak masalah, kabar peluncuran tidak membutuhkan angka penjualan. Kamu cukup menulis alasan produk dibuat, rincian yang bisa dicek, harga, dan tempat membelinya. Yang perlu dihindari adalah mengarang angka supaya naskah terlihat besar.

Bolehkah menyebut produk pesaing di press release?

Sebaiknya tidak usah disebut. Membandingkan diri dengan pesaing membuat naskah terbaca seperti iklan. Kalau perbandingannya sampai merendahkan produk lain, Pasal 9 ayat (1) huruf i UU Perlindungan Konsumen melarang promosi yang "secara langsung atau tidak langsung merendahkan barang dan/atau jasa lain". Fokus saja pada apa yang dilakukan produkmu.

Mau naskah peluncuran produkmu disusun rapi?

Kalau produknya sudah siap tapi naskahnya belum, paket Naskah Saja dari Partnermedia.id (Rp150 rb) menghasilkan naskah 300–500 kata bergaya jurnalistik dalam format Word dan Google Docs, selesai 1–2 hari kerja. Kalau kamu juga ingin kabarnya didistribusikan, paket distribusi sudah termasuk penulisan naskah, bebas memilih media sesuai jumlah paket, ada garansi tayang, dan laporan link semua artikel. Redaksi tetap berhak menyunting atau menolak naskah. Ceritakan produk barumu lewat WhatsApp, Senin–Jumat pukul 09.00–18.00.

Mau kabar bisnismu tayang di media online nasional? Partnermedia.id bantu tulis naskahnya dan kirim ke media pilihanmu.

Konsultasi lewat WhatsApp