Press Release Berbayar vs Gratis: Kelebihan, Kekurangan, dan Risikonya
· Partnermedia.id
Jawaban singkat
Press release gratis berarti kamu menulis dan mengirimnya sendiri ke email redaksi atau wartawan kenalan: tanpa biaya, tapi tanpa kepastian dan menyita waktu. Press release berbayar memakai jasa penulisan dan distribusi: lebih hemat waktu dan media tujuannya disepakati di awal. Di dua jalur, redaksi tetap berhak menyunting atau menolak naskah.
Kabar bisnismu sudah siap, dan kamu ingin media online memuatnya. Ada dua jalan yang bisa kamu tempuh. Kamu bisa menulis sendiri lalu mengirimnya ke email redaksi atau ke wartawan yang kamu kenal. Atau kamu membayar jasa yang menulis naskah dan menyalurkannya ke media. Dua jalan ini sama-sama bisa berhasil, dan sama-sama punya jebakan. Panduan ini membandingkannya apa adanya.
Apa bedanya press release berbayar dan gratis?
Bedanya ada di siapa yang mengerjakan dan siapa yang menanggung repotnya. Di jalur gratis, kamu menulis, mencari alamat redaksi, mengirim, lalu mengecek hasilnya sendiri. Di jalur berbayar, kamu membayar jasa untuk menulis naskah dan mengirimkannya ke media yang sudah disepakati.
"Gratis" di sini artinya tidak ada uang yang keluar ke pihak lain. Waktumu tetap terpakai, dan itu juga biaya.
Satu hal sama di dua jalur: keputusan akhir ada di redaksi. Membayar jasa tidak membuat redaksi wajib memuat naskahmu. Kalau kamu belum yakin kabarmu layak dirilis, mulai dari Apa Itu Press Release, dan Kapan Bisnismu Perlu Membuatnya?.
Seperti apa perbandingan press release berbayar dan gratis?
Jalur gratis unggul di biaya. Jalur berbayar unggul di waktu, kepastian prosedur, dan laporan. Tabel di bawah ini merangkum perbandingannya.
| Aspek | Gratis (kirim sendiri) | Berbayar (lewat jasa) |
|---|---|---|
| Biaya | Tidak ada biaya ke pihak lain | Ada, besarnya beda tiap penyedia dan jumlah media |
| Peluang tayang | Bergantung pada kuatnya kabar dan apakah emailmu dibaca | Lebih terarah karena media tujuan sudah disepakati, tapi tetap diputuskan redaksi |
| Kepastian | Tidak ada. Kamu bisa saja tidak menerima balasan sama sekali | Tergantung ketentuan penyedia: ada garansi tayang atau tidak, dan apa yang terjadi kalau ditolak |
| Waktu yang kamu habiskan | Menulis, mencari kontak, mengirim, menindaklanjuti, mengecek satu per satu | Menyiapkan bahan dan menyetujui naskah |
| Kontrol pilih media | Bebas mengirim ke mana saja, tapi media yang memilih memuat atau tidak | Memilih dari daftar media yang ditawarkan penyedia |
| Laporan | Kamu cari sendiri apakah dan di mana kabarmu tayang | Tergantung penyedia. Tanyakan apakah ada laporan link tiap artikel |
Jasa press release tidak seragam, jadi bandingkan ketentuannya sebelum membayar. Rincian biayanya dibahas terpisah di Biaya Press Release, dan perkiraan waktunya di Berapa Lama Press Release Tayang.
Kapan press release gratis bisa berhasil?
Jalur gratis bisa berhasil kalau kabarmu kuat dan sampai ke orang yang tepat. Kabar yang baru, jelas, dan berguna bagi pembaca media itu punya peluang dimuat meski kamu tidak membayar siapa pun.
Ini satu contoh situasi yang cocok. Bengkel sepeda di Yogyakarta membuka kelas perawatan sepeda gratis untuk pelajar SMP setiap Sabtu, bekerja sama dengan dinas pendidikan setempat. Kabar seperti ini dekat dengan pembaca lokal dan jelas siapa, apa, kapan, dan di mana. Mengirimnya sendiri ke media lokal sangat masuk akal. (Bengkel ini contoh rekaan.)
Supaya emailmu tidak tenggelam, tulis subjek yang langsung menyebut kabarnya, taruh naskah di badan email, sertakan foto, dan cantumkan nama serta nomor yang bisa dihubungi. Susunan naskahnya bisa kamu ikuti di Cara Menulis Press Release yang Dilirik Redaksi.
Kenal wartawan juga membantu, tapi batasnya jelas. Hubungan baik membuat kabarmu lebih mungkin dibaca, bukan dijamin dimuat. Jangan menyelipkan uang atau hadiah. Kode Etik Jurnalistik Pasal 6 menyebut wartawan Indonesia tidak menerima suap, dan suap diartikan sebagai segala pemberian berupa uang, benda, atau fasilitas dari pihak lain yang memengaruhi independensi (RMOL).
Apa kekurangan press release gratis?
Kekurangan utamanya ada di waktu dan ketidakpastian. Kamu tidak tahu apakah emailmu dibuka, dibaca, atau langsung terlewat.
Kalau kabarmu terikat tanggal, misalnya peresmian cabang minggu depan, menunggu tanpa kepastian bisa membuat kabarnya basi sebelum dimuat. Kamu juga harus memeriksa situs media satu per satu untuk tahu apakah kabarmu tayang, karena belum tentu redaksi mengabarimu. Kalau incaranmu banyak media sekaligus, pekerjaan ini cepat menumpuk.
Apa kelebihan dan kekurangan press release berbayar?
Kelebihannya, kamu menghemat waktu dan tahu sejak awal media mana yang dituju. Kekurangannya, ada biaya, dan uang tidak bisa mengubah kabar yang lemah menjadi kuat.
Jasa yang baik menulis naskah dengan gaya berita, menyepakati daftar media sebelum kamu membayar, lalu mengirim laporan link setelah tayang. Kamu cukup menyiapkan bahan: fakta, kutipan, foto, dan kontak.
Tapi redaksi tetap memegang kendali. Naskah bisa disunting, dan bisa juga ditolak. Soal tampilan juga perlu kamu tahu: Pedoman Pemberitaan Media Siber poin 6 mewajibkan setiap berita, artikel, atau isi yang merupakan iklan dan/atau isi berbayar mencantumkan keterangan seperti "advertorial", "iklan", "ads", atau "sponsored" (ANTARA). Jadi tanyakan ke penyedia bagaimana tulisanmu akan tampil di media tujuan. Beda press release dan advertorial sudah dibahas di Press Release vs Advertorial.
Risiko apa yang perlu diwaspadai di dua jalur?
Risiko terbesarnya sama di dua jalur: kabarmu tayang di tempat yang tidak tepat, atau kamu percaya janji yang tidak bisa dipenuhi siapa pun.
- Media yang tidak jelas. Situs yang tampak seperti portal berita belum tentu perusahaan pers yang terverifikasi Dewan Pers. Ini berlaku baik saat kamu memilih sendiri maupun saat penyedia menyodorkan daftar. Soal verifikasi media, baca artikel tentang media yang keluar dari daftar Dewan Pers.
- Janji muluk. "Pasti halaman 1 Google" atau "pasti masuk Google News" adalah tanda bahaya. Penjelasannya ada di Press Release dan Google News.
- Daftar media yang tidak bisa kamu periksa. Kalau penyedia tidak mau menyebut media tujuan sebelum kamu membayar, atau tidak memberi laporan link setelahnya, kamu tidak bisa mengecek apa yang kamu beli.
- Kiriman massal sembarangan di jalur gratis. Mengirim satu email ke ratusan alamat sekaligus, apalagi dengan semua penerima terlihat, membuat kirimanmu terkesan asal sebar. Kirim per media, dan sesuaikan dengan topik yang biasa mereka muat.
Jadi, pilih jalur gratis atau berbayar?
Pilih jalur gratis kalau kabarmu kuat, waktumu longgar, dan media yang kamu incar sedikit. Pilih jalur berbayar kalau waktumu sempit, kamu ingin kabarmu muncul di banyak media sekaligus, atau kamu belum terbiasa menulis gaya berita.
Kamu juga bisa memakai keduanya. Misalnya, kirim sendiri ke dua media lokal yang dekat dengan bisnismu, lalu pakai jasa untuk menjangkau media online nasional. Apa pun jalurnya, uji dulu kabarmu: kalau semua kata promosi dihapus, apakah isinya masih menarik? Kalau tidak, membayar pun tidak banyak menolong.
Tanya-jawab
Apakah press release gratis kalah dibanding yang berbayar?
Belum tentu kalah dari jalur berbayar. Membayar jasa tidak membuat redaksi wajib memuat naskahmu, jadi isi kabar tetap yang paling penting. Kabar yang kuat bisa dimuat dari email biasa, sedangkan kabar yang lemah bisa ditolak meski lewat jasa berbayar.
Bolehkah mengirim press release lewat wartawan kenalan?
Boleh, selama kamu hanya mengirim kabar dan membiarkan redaksi memutuskan. Jangan memberi uang, barang, atau fasilitas supaya kabarmu dimuat. Kode Etik Jurnalistik Pasal 6 menyebut wartawan Indonesia tidak menerima suap.
Apakah press release berbayar akan diberi label iklan?
Bisa saja diberi label. Pedoman Pemberitaan Media Siber poin 6 mewajibkan isi berbayar diberi keterangan seperti "advertorial", "iklan", "ads", atau "sponsored". Cara tiap media menampilkannya bisa berbeda, jadi tanyakan ke penyedia sebelum memesan.
Bagaimana tahu jasa press release bisa dipercaya?
Lihat apakah mereka menyebut daftar media sebelum kamu membayar, menjelaskan apa yang terjadi kalau redaksi menolak, dan memberi laporan link setelah tayang. Waspadai penyedia yang menjanjikan halaman 1 Google atau tanggal tayang pasti.
Apakah press release berbayar pasti tayang?
Tidak ada jaminan seperti itu, karena tidak ada jalur yang membuat redaksi wajib memuat naskahmu. Yang bisa kamu minta dari penyedia adalah kejelasan langkah kalau naskah ditolak, misalnya revisi, media pengganti, atau pengembalian biaya media itu. Minta ketentuannya tertulis sebelum kamu membayar.
Mau kabarmu sampai ke media tanpa repot mengirim sendiri?
Kalau waktumu terbatas atau kamu ingin menjangkau banyak media online nasional sekaligus, Partnermedia.id bisa membantu dari penulisan naskah sampai distribusi. Di paket distribusi, penulisan naskah sudah termasuk, kamu bebas memilih media sesuai jumlah paket, ada garansi tayang, dan kamu menerima laporan link semua artikel. Redaksi tetap berhak menyunting atau menolak naskah. Kalau ditolak, naskah bisa direvisi atau dialihkan ke media pengganti, dan kalau keduanya tidak memungkinkan, biaya media itu dikembalikan. Ceritakan kabarmu lewat WhatsApp, Senin–Jumat pukul 09.00–18.00.
Mau kabar bisnismu tayang di media online nasional? Partnermedia.id bantu tulis naskahnya dan kirim ke media pilihanmu.
Konsultasi lewat WhatsApp