Chat WhatsApp

Apakah Press Release Bisa Masuk Google News? Ini Penjelasannya

· Partnermedia.id

Kaca pembesar dan secangkir kopi di atas koran
Foto: Melike B / Pexels

Jawaban singkat

Press release bisa muncul di Google News kalau media yang memuatnya tampil di sana dan sistem Google memilih artikel itu. Tidak ada formulir untuk mendaftarkan satu artikel, dan Google sendiri menyebut konten yang memenuhi syarat belum tentu mendapat posisi baik. Yang bisa kamu atur: pilihan media, nilai berita naskah, dan judul yang jelas.

Banyak pemilik bisnis berharap kabarnya muncul di Google News setelah press release tayang. Harapan itu wajar, karena tampil di bagian berita Google terasa lebih meyakinkan. Jawaban jujurnya: bisa, tapi tidak ada yang bisa menjaminnya, termasuk jasa distribusi mana pun. Panduan ini menjelaskan cara kerja Google News menurut dokumen resmi Google, beda terindeks Google dan masuk Google News, dan apa yang tetap bisa kamu atur.

Apakah press release bisa masuk Google News?

Bisa, kalau media yang memuat press release-mu tampil di Google News dan sistem Google memilih artikel itu untuk ditampilkan. Yang masuk Google News adalah artikel di situs media, bukan naskah press release-mu sebagai dokumen terpisah.

Jalurnya kira-kira seperti ini. Kamu mengirim kabar ke redaksi. Redaksi memutuskan memuat, menyunting, atau menolaknya. Kalau dimuat, artikel itu terbit di situs media. Setelah itu, Google yang menentukan apakah artikel tersebut ikut tampil di bagian berita Google. Dua keputusan terakhir ini ada di luar kendalimu.

Bagaimana cara kerja Google News?

Google mengumpulkan konten dari seluruh web, lalu sistemnya otomatis mengenali mana yang termasuk berita. Halaman bantuan Google menyebut hasil di Google News berasal dari "konten yang memenuhi syarat yang kami temukan di seluruh web dan otomatis kami kenali sebagai konten terkait berita" (terjemahan bebas, Google).

Halaman yang sama menyebut penerbit otomatis dipertimbangkan untuk "Top stories" (kumpulan berita teratas yang bisa muncul di hasil pencarian) dan tab Berita di Google Search. Syaratnya, penerbit membuat konten berkualitas dan mengikuti kebijakan konten Google News.

Kebijakan itu antara lain meminta transparansi. Pembaca perlu tahu siapa yang menulis dan menerbitkan berita, misalnya lewat tanggal dan nama penulis yang jelas, informasi tentang penerbit, dan kontak. Kebijakan yang sama juga tidak mengizinkan konten bersponsor disamarkan sebagai tulisan redaksi yang independen, dan iklan di halaman tidak boleh lebih banyak dari isinya (Google).

Artinya, kelayakan tampil di Google News lebih banyak ditentukan oleh situs media dan cara media itu bekerja. Kualitas naskahmu tetap penting, tapi naskah bagus di situs yang tidak memenuhi syarat tidak akan terbantu.

Apa beda terindeks Google dan masuk Google News?

Terindeks Google berarti halaman itu tersimpan di Google dan bisa muncul di hasil pencarian biasa. Masuk Google News berarti artikel itu tampil di bagian berita Google, seperti Top stories, tab Berita, atau Google News. Keduanya bukan hal yang sama.

Bukti paling jelas ada di dokumen Google sendiri. Penerbit bisa memblokir kontennya dari Google News tanpa memengaruhi pengindeksan dan peringkatnya di Google Search (Google). Kalau keduanya bisa dipisah, artikel yang terindeks belum tentu tampil sebagai berita.

Terindeks GoogleMasuk Google News
Tampil di manaHasil pencarian biasaTop stories, tab Berita, Google News
Yang dinilaiHalaman yang ditemukan dan disimpan GoogleKonten yang dikenali sebagai berita dan mengikuti kebijakan Google News
Kalau penerbit memblokir Googlebot-News, perayap berita GoogleTetap terindeks, peringkat di Search tidak terpengaruhKonten tidak tampil di Google News

Saat membaca penawaran jasa press release, perhatikan dua istilah ini. "Terindeks Google" dan "masuk Google News" adalah janji yang berbeda.

Apakah press release bisa didaftarkan ke Google News?

Dokumen Google yang dirujuk panduan ini tidak menyebut cara mendaftarkan satu artikel atau satu press release ke Google News. Yang dibahas di sana adalah penerbit, yaitu situs media, dan penerbit pun dipertimbangkan secara otomatis.

Google juga sudah menutup pembuatan publikasi Google News baru di Publisher Center, alat Google untuk penerbit, sejak 25 April 2024. Di halaman yang sama, Google menegaskan punya publikasi di Publisher Center tidak menjamin kontennya tampil di layanan Google. Konten yang memenuhi syarat diurutkan oleh sistem dengan mempertimbangkan hal seperti relevansi dan kesegaran berita (Google).

Jadi, kalau ada yang menawarkan "pendaftaran press release ke Google News", tanyakan langkah apa yang sebenarnya mereka lakukan.

Apa yang bisa kamu lakukan supaya peluangnya lebih besar?

Kamu tidak bisa mengatur keputusan Google, tapi kamu bisa mengatur tiga hal: media yang dipilih, isi naskah, dan judul.

Pilih media yang memang aktif muncul di Google News. Cara mengeceknya sederhana. Cari nama media atau topik yang biasa mereka liput di tab Berita Google, lalu lihat apakah artikel mereka muncul dan seberapa baru tanggalnya. Media yang tidak pernah muncul di sana kecil kemungkinannya membawa artikelmu ke sana.

Pastikan naskahmu bernilai berita. Google mengenali konten berita secara otomatis, dan redaksi lebih dulu menyaringnya. Kabar tentang kemitraan, hasil riset, pencapaian, atau klarifikasi lebih mudah diterima daripada naskah yang isinya ajakan membeli. Susunannya bisa kamu ikuti di Cara Menulis Press Release yang Dilirik Redaksi.

Tulis judul yang jelas. Judul yang langsung menyebut siapa dan apa memudahkan redaksi dan pembaca memahami isinya. Hindari judul yang cuma berisi slogan atau kata seperti "terbaik" dan "termurah".

Contoh rekaan: sebuah koperasi kopi di Garut ingin mengumumkan ekspor perdananya. Judul "Koperasi Kopi Garut Kirim Ekspor Perdana ke Jepang" lebih mudah dipahami daripada "Langkah Besar Menuju Dunia". Judul pertama menjawab siapa dan apa dalam sekali baca.

Satu lagi: kalau press release-mu tayang lewat jalur berbayar, media bisa memberi label isi berbayar. Kebijakan Google News sendiri meminta hubungan sponsor diungkapkan dengan jelas. Bedanya press release dan iklan dibahas di Press Release vs Advertorial.

Bagaimana menyikapi jasa yang menjanjikan "pasti masuk Google News"?

Anggap janji itu sebagai tanda untuk bertanya lebih jauh. Google sendiri menyebut konten yang memenuhi syarat belum tentu mendapat peringkat baik di Google News (Google).

Kalau Google tidak menjamin, penyedia jasa juga tidak bisa. Yang bisa dijanjikan secara jujur adalah hal yang ada di tangan penyedia: naskah ditulis dengan gaya berita, dikirim ke media yang kamu sepakati, dan kamu menerima bukti tayang. Minta penjelasan tertulis kalau ada penawaran yang menjanjikan lebih dari itu.

Tanya-jawab

Apakah semua artikel yang terindeks Google otomatis masuk Google News?

Tidak, terindeks belum berarti masuk Google News. Terindeks Google berarti halaman bisa muncul di pencarian biasa, sedangkan Google News hanya menampilkan konten yang dikenali sebagai berita dan memenuhi kebijakan Google News. Penerbit bahkan bisa keluar dari Google News tanpa memengaruhi posisinya di Google Search.

Apakah perlu daftar Publisher Center supaya press release masuk Google News?

Tidak, pengirim press release tidak perlu mendaftar. Menurut Google, penerbit yang membuat konten berkualitas dan mengikuti kebijakan konten Google News otomatis dipertimbangkan untuk Top stories dan tab Berita. Lagi pula, Publisher Center adalah alat untuk penerbit, bukan untuk pengirim press release, dan sejak 25 April 2024 publikasi Google News baru tidak bisa dibuat di sana.

Kalau press release tayang di media yang muncul di Google News, pasti ikut muncul?

Belum tentu ikut muncul. Sistem Google tetap memilih dan mengurutkan artikel berdasarkan hal seperti relevansi dan kesegaran. Peluangmu lebih besar dibanding media yang tidak pernah muncul di sana, tapi tetap bukan jaminan.

Bagaimana cara mengecek press release-ku muncul di Google News?

Cari judul artikel atau nama bisnismu di tab Berita Google Search atau di Google News, beberapa saat setelah artikel tayang. Kalau tidak muncul, artikel itu tetap bisa ditemukan lewat pencarian biasa selama sudah terindeks.

Berapa lama press release muncul di Google setelah tayang?

Waktunya berbeda-beda dan bergantung pada media serta sistem Google. Soal kapan press release biasanya tayang di media, baca Berapa Lama Press Release Tayang.

Mau kabarmu dimuat di media online?

Partnermedia.id membantu dari penulisan naskah sampai distribusi press release ke media online nasional. Di paket distribusi, kamu bebas memilih media sesuai jumlah paket, ada garansi tayang, artikel tayang permanen selama situs media aktif, terindeks Google, dan kamu menerima laporan link semua artikel. Google News dan halaman 1 Google tidak dijanjikan, karena keputusan itu ada di Google. Ceritakan kabarmu lewat WhatsApp untuk mendiskusikan media yang cocok, Senin–Jumat pukul 09.00–18.00.

Mau kabar bisnismu tayang di media online nasional? Partnermedia.id bantu tulis naskahnya dan kirim ke media pilihanmu.

Konsultasi lewat WhatsApp